Archive for December, 2010
Belajar sejarah gak pernah menyenangkan seperti ini:
duduk di ruang berAC..ditemani dengan popcorn dan coca-cola..dan gak perlu pusing mencerna ucapan sang guru.
Belajar sejarah Islam Indonesia dengan menyenangkan..
itu yang saya rasakan saat menonton Sang Pencerah
Kalau diingat-ingat lagi, film religi yang tidak menggurui itu masih sedikit beredar di Indonesia. Ayoo, ada yang bisa menyebutkan film religi apa di Indonesia yang tidak standar dan menggurui?
Kalau kita berbicara tentang film religi yang gak menggurui, Hanung Bramantyo bisa dibilang maestronya yaa
Sebut saja Ayat-Ayat Cinta dan Perempuan Berkalung Sorban, kedua film itu sukses membuat saya terpaku dan berpikir “ini baru namanya film Indonesia.”
Tahun ini tangan dingin Hanung kembali menghasilkan satu film yang ramai dibicarakan, gak di blog-blog pribadi, facebook maupun twitter.
Semuanya kasih komentar tentang Sang Pencerah. Kisah Bapak Ahmad Dahlan. Eh kalau mau jujur, pas nonton saya baru ngeh dan mengerti lho tentang kisah hidup seorang Ahmad Dahlan yang sesungguhnya dankenapa Budi Utomo didirikan.
Kalau saja subtitle Sang Pencerah lebih baik lagi, bukan saja orang Indonesia tapi orang yang berkebangsaan lain juga bisa mengerti dan mengerti
Di film ini, saya belajar nilai dan norma yang dibawa Ahmad Dahlan: bahwa Islam itu adalah cinta kasih sayang.
Ada 1 analogi tentang Islam yang Yaya suka banget di sini:










