Archive for the Category » Parenting «

Nineteen Minutes

Photobucket

Hardcover: 464 pages
Publisher: Atria; 1st edition. edition (March 5, 2007)
Language: English
ISBN-10: 0739480715
ISBN-13: 978-0743496728

What can you do in nineteen minutes? well, in nineteen minutes I can write three articles and publish them in the blogs, read around 20 chapters of a book, buy groceries and other simple things in life.

In Nineteen Minutes Jodi Picoult can kill 10 people in Sterling High School, not by muscular high school student, not by nasty student who like to bully other students, but by the most nerdiest unpopular not so bright student in a high school.

Peter, who underwent bullying from the minute he stepped in kindergarten until his time in high school, woke up in one day and decided enough is enough. He went to his school carrying 2 guns determined end it all once for all.

I must say, the book really caught me in the heart. There were moments in the book that made me yelled “Oh My God!” or “What??” and crying at same time. Later after finished reading the book, I’ve really understood how bullying can really affect someone’s life.

I know this is only a fictional novel but I put it in Parenting & Family genre because every parents must read this book to know their own children better.

Warna-warni hidupku

Photobucket

Segar and lucu adalah kesan pertama yang saya dapatkan saat saya melihat cover buku ini. Judul “Warna-warni hidupku” yang ditulis dengan warna huruf berwarna-warni disertai dengan gambar karakter bapak, ibu dan dua orang anak secara tidak langsung memberi tahu pembaca tentang gambaran besar isi buku. Buku yang ditulis oleh seorang Amril Taufiq Gobel, seorang bapak yang karyanya kerap menghiasi media cetak asal tempat tinggalnya (Makassar) dan media cetak nasional. Karyanya juga bisa dinikmati di dua bukunya yang lain dengan penerbit yang sama.

Membaca buku ini tidak seperti membaca buku lainnya, tetapi lebih seperti membaca celotehan seorang anak bernama Rizky. Tidak salah, karena “Warna-warni hidupku” diangkat dari blog www.muhrizkyauliagobel.blogspot.com, blog anaknya Pak Amril yang beliau tulis dari kacamata Rizky, anaknya. Menarik, karena menulis dari pandangan diri sendiri saja sudah sulit apalagi menulis dari pandangan seorang anak kecil.

Di awal cerita, pembaca diperkenalkan dengan ‘aku” dalam buku ini. Bagaimana proses ia dilahirkan oleh bundanya di rumah sakit, setelah penantian orangtuanya selama tiga tahun. Mengharukan. Sayapun tersentuh dan harus menghapus airmata. Cerita yang menyentuh masih berlanjut saat Rizky dan keluarga pindah rumah. Perasaan bersemangat dan gembira sangat terasa lewat “Horee…ayah beli rumah”. Sekali lagi, saya ikut terharu saat ayahnya Rizky membisikkan: Kita akan mulai membangun cerita yang intens dari sini, Rizky, di “Cikarang with love.”

Tapi jangan kuatir, buku ini tidak berisi tentang cerita yang sedih-sedih saja kok. Bersiaplah, karena di “Ayahku juara karaoke” pembaca akan secara spontan terbahak-bahak membaca kelakuan konyol si ayah. Apalagi saat dikisahkan sang ayah kehilangan handphonenya di angkot sampai ia meriang, itu lucu sekali. Dan sayapun yang membaca kembali terpingkal-pingkal. Jangan salah, di buku ini juga terdapat informasi yang berguna sekali buat para mama maupun calon mama. Lewat bahasanya yang polos, lewat tulisan Pak Amril Rizky bercerita bagaimana cara ia dulu disapih. Dengan kata lain, melalui “Asi?..no way!” pembaca akan mendapat tips and tricks bagaimana menyapih anaknya.

Seperti keluarga lainnya yang mengalami kesulitan mendapat pembantu rumah tangga yang berkualitas, keluarga Rizkypun sama juga. Dalam “mbak Ami minggat, mbak Ida merapat” diceritakan berbagai macam tipe PRT yang keluar masuk di keluarga Pak Amril Gobel. Lucu dan menyegarkan cara penulis menceritakan tentang PRT di keluarganya.
Selain tips tentang penyapihan, di buku ini penulis juga bercerita bagaimana cara memberi pengertian kepada anak yang baru saja memiliki adik. Ini adalah salah satu bagian favorit saya di buku, karena lewat “Cemburu boleh, tapi..” pembaca akan belajar bagaimana membagi kasih saying antara anak pertama dan anak kedua.

Saya amat jatuh cinta dengan “Warna-warni hidupku” ini. Oleh karenanya, saya sangat merekomendasikan buku ini untuk semua kalangan. Tidaklah berlebihan kalau saya mengatakan: Ini adalah buku panduan orangtua yang ingin mengerti tentang apa yang dirasakan oleh anak mereka.